Posts

A Visitor from Germany

Image
Seperti biasa kalau lagi bingung mau ngapain lagi tapi malas cabut dari dunia maya, aku mampir ke blog ini. Hahaha. Lalu aku menemukan sesuatu di feedjit. Tau kan apa itu feedjit? Feedjit adalah gadget di kanan bawah yang gunanya untuk mengintai darimana anda berasal. Khukhukhukhukhu... *ketawa jahat. ini loh yang namanya Feedjit... Liat ga informasi yang paling bawah? Ada pengunjung dari Jerman! Yay! Kemungkinan besar itu adalah Ditta Ramalia Guntari , sobat aku yang sedang menuntut ilmu di Jerman nun jauh di sana. Keren kan, aku bisa nebak siapa dia? Yah, kalo dipikir-pikir siapa lagi yah manusia berdomisili di Jerman yang jadi teman aku di FB, selain Ditta dan beberapa gelintir teman-teman les Goethe aku di masa lalu? Hiks, I miss my Goethe-classe too :'( Huaaah...tiba-tiba jadi inget masa-masa SMA. Masa-masa di mana habis pulang sekolah mampir dulu di Pitimoss (taman bacaan di Jalan Banda), ngabisin duit buat minjem buku, terus pulang jalan kaki. Masa-mas...

Deutschland, Fussball, und Schadenfreude

Image
Ayo Liebe Mannschaft, tambah bintangnya! Halo, ini Vera (tentu saja, masak Dian Sastro). Berhubung ujian Pengantar Kepribadian diundur LAGI jadi hari Selasa, aku menyempatkan diri untuk meramaikan kembali blog ini. Posting ini mulai ditulis di jeda istirahat Jerman versus Serbia, di babak penyisihan Piala Dunia 2010. Kedudukan sementara Jerman 0, Serbia 1. Scheisse. Aku penggemar BERAT timnas Jerman. Lebih BERAT daripada sekedar BERAT. Sudah 8 tahun sejak pertama kali jatuh cinta sama der Panzer dan aku masih squeaky-freaky fangirl kalau urusannya nonton timnas Jerman. Hahaha. Dan kecintaan semacam ini bukan sesuatu yang bisa disembunyikan, dan aku juga nggak merasa perlu menyembunyikannya. Hell, kamu mungkin malu kalau ngefans sama Dewi Perssik, tapi aku ngefans sama timnas Jerman dan aku BANGGA. Tau kan masalahnya kalau kamu terang-terangan suka sama sesuatu? Cobaannya banyak. Banyak orang mencibir. Banyak orang ngejek. Jerman begini begitu, mendingan Argentina karena ...

Untuk Seseorang

Hey. Saya ingin bilang, menyenangkan sekali bisa bertemu, biar sebentar, biar cuma lewat layar. Tidak bertatap muka, tidak bertegur sapa pula. Saya susah membuka pembicaraan duluan. Antara pemalu dan pengecut bedanya memang tipis ya. Sekarang jangan ganggu otak saya dengan romantika. Saya perlu menghabiskan malam ini bergelut dengan statistika. Dan itu, itu tugas yang sulit ketika pikiran saya jernih, apalagi seperti sekarang, ketika senyum dan gerak-gerikmu mencengkeram tiap lembah dan bukit otak saya. Y (you) : Do you miss me? Do you miss me? (jumping happily like a mad kangaroo inside my brain) M (me) : Yes. OH GOD YES. Now get  out of my head. I need to be 'the sane me' to finish all this assignment. And you, you can't help me with that. You make me feel, like, freaky-squealing teenager who is falling in love for a first time.THAT is not my definition of SANE. Y  : Uuuups. Sorry. I guess...It's better if I left you to do...err...whatever you want to do. M...

Rindu Liburan

Untuk pertama kalinya sejak entah-kapan... aku mau bilang bahwa aku rindu liburan. Biasanya aku ga begitu suka sama liburan. Yah, oke, di satu sisi nggak ada tugas numpuk yang bikin dada sesak, nggak ada deadline ini dan itu, bisa santai-santai sepanjang hari. Tapi di sisi lain? Teman-teman sibuk sama rencana sendiri-sendiri. Nggak bisa ketemu kecengan (uuuupppssss! Hahaha...masa sekolah ya. ckckck *geleng-geleng kepala*). Apalagi kalo liburnya kepanjangan, udah berasa berlumut di rumah. Tapi sekarang... Sumpah rindu liburan. Pengen punya waktu untuk tiduran dan mikir apa yang MAU aku pikirin, bukannya apa yang HARUS aku pikirin. Pengen istirahat dulu belajar metpen dan psikologi perkembangan, pengen fokus belajar bahasa Jerman... (sebelum kemampuan aku jadi setingkat kemampuan curut buta aksara). Pengen beresin kamar (kalo lagi sibuk kan ga ada waktu untuk menjadi seratus persen higienis haha *alasan*). Pengen, pengen, dan sejuta pengen lainnya. Gapapa deh ga ketemu kecengan (kaya...

Kalau Jantung Bisa Lompat Jauh, Jantung Saya Juara Olimpiade

Image
Aduh duh duh. Ini baru kurang lebih tiga jam setelah terakhir kali aku ngepost sesuatu dan sekarang aku udah nulis lagi. Sungguh labil -____- CARNIVALOGY 2009 HARI INI. Acara yang udah lama dinanti-nanti. Oke, dinanti bukan kata yang tepat. Digodok, diaduk, diberi pemanis, dan disajikan selagi hangat, mungkin lebih tepat. Mungkin. (AKU NULIS APA SIH?) Dan aku sungguh campur aduk seperti nasi uduk. Antara senang semangat dan takut yang teramat sangat. Semuanya untuk alasan yang sangat, sangat, sangat jelas. 1. Ini acara angkatan aku, seumur hidup cuma sekali kecuali kalo terlalu niat jadi semester depan bikin lagi. Yang sepertinya tidak mungkin mengingat betapa menggilanya tugas dan hal-hal semacam itu. 2. Ini juga kesempatan mungkin sekali seumur hidup buat para audiens nonton aku menari merak. Muhahaha 3. Waktu yang tepat untuk melihat apakah sociophobia aku terhadap senior sudah sembuh atau belum (TAPI KAYAKNYA BELUM DEH) 4. Banyak tapi males ngetik. Tapi...

Lagi dan Lagi...

Saya tidak hendak berapologi, kamu pun mungkin sudah lelah memberi toleransi. Saya tidak hendak meminta izin, sebab tanpa izinmu pun saya tidak akan berkata lain. Saya tidak hendak mengaku, sebab pengakuan macam apa yang terlontar di balik punggungmu, bukan begitu? Saya hanya ingin berkata, saya merindukan kamu. Lagi dan lagi. sento nell'aria il profumo di te, piccoli sogni vissuti con me ora lo so, non voglio perder ti... I feel your scent in the air and a little dream live within me now I know, I don't want to lose you... (Per Te, by il bellissimo voce Josh Groban)

Terbawa Suasana

Image
... Dia datang. Merubuhkan duniaku yang lama dan membangunnya dalam tatanan baru. Semuanya dalam hitungan detik. Atau sebenarnya dalam hitungan tahun? Tahun-tahun yang kulewatkan dengan memandangi dia tanpa menyadari keberadaannya. Tahun-tahun yang kugunakan untuk mematri dia dalam alam bawah sadarku. Pada suatu hari satu rasa menyeruak memberontak keluar dari rongga dadaku yang terlalu sesak. Aku sadar satu hal. Aku jatuh cinta padanya   Vera yang merasa terbawa suasana ketika menulis adegan jatuh cinta dalam proyek novel yang sedang dikerjakannya. (asal jangan pas nulis adegan depresi, aku jadi ikutan depresi...) Novel yang Belum Selesai menginjak chapter 5! Isn't it exciting? Ayo ayo berdoa supaya aku punya lebih banyak waktu dan mood untuk menulis! Hahaha Sebenarnya ada beberapa hal yang memotivasi aku untuk menulis chapter 5 dan pengen menyelesaikan cerita ini secepat mungkin... 1. Aku sedang jatuh cinta dan chapter ini TENTANG CINTA. YAHOOO! *histeris ...