Posts

28 January, for a certain someone

Hello, wherever you are. It's 28 January again, our sort-of-ex-anniversary! Maybe you have forgotten about this, but I...well, I'm always good at remembering insignificant thingy, right? Since it's not really an anniversary anymore, I don't have anything to congratulate you for. But I still have something to say to you: Live a happy life. I'll live mine happily too. It's true that we don't love each other anymore, maybe you're even not sure if you want us to be friends again,  but please at least say hi first when we actually meet again? I know it's kind of pathetic, but I'm really not the kind of girl who will say anything first to her ex if he doesn't initiate the conversation.  I'm still wishing all the best for you, you should wish the same for me too! Hahaha Sorry, and thank you for everything. Hochachtungsvoll, Vera Post this here because I think I'm going crazy everytime I realize what day it ...

First post after a (not so) long time of hiatus...

Image
HOLA! My blog! I miss you so much! Haha. Kalau biasanya aku lama nggak ngepost karena terlalu (sok) sibuk, alasan aku lama nggak ngepost adalah saat ini aku terlalu menikmati liburan! Really. Mungkin liburan aku nggak diwarnai dengan pergi ke luar negeri atau nonton konser mahal atau apa lah semacam itu, tapi liburan ini asyik banget. 1. Aku dan teman-teman KBR karaokean di Ciwalk. Yeah, lagi-lagi Ciwalk, maybe we just love Ciwalk so much? LOL. Kita juga ketemu Uye, Asty, Jono, dkk pas lagi di sana. Anak Psikologi Unpad 2009 mungkin lebih mencintai Ciwalk dari pada Jatos. hahaha. Kita ngejailin Mamah dan Tiwi (yang ulang tahunnya belum lama lewat) secara impromptu. Jadi Ulan ngasih tau Tiwi kita bakal jailin Mamah, sementara Ace ngasih tau Mamah kita akan jailin Tiwi. Akhirnya jadi berasa bodor ngeliat Tiwi beli kue ultah buat dia sendiri (dia pikir mau kita kasih buat Mamah), dan Mamah berakting sangat yahui di depan Tiwi sampai akting nangis segala. The Oscar goes to you, Mamah Syi...

Untuk seorang teman yang patah hati

Sekarang kamu bertanya-tanya, apa hikmahnya kamu pernah bertemu dan kenal dengannya? Apa artinya kamu pernah mencintai dia? Pada saatnya kamu akan berhenti bertanya-tanya. Kamu akan berhenti merasa ini semua tidak ada maknanya. Kamu tahu, bohong kalau kamu bilang kamu ingin sepenuhnya lupa. Bukankah untuk setiap tetes air mata, ada lebih banyak alasan untuk tertawa? Kalau tidak, mana mungkin kamu akan bertahan dalam cinta itu, jika kamu tahu pada akhirnya kamu akan terluka dan lebih banyak lagi terluka? Karena itu, jangan dilupakan, Teman. Reguk dan resapi rasa ini sebagai suatu pengalaman berharga. Sesuatu yang akan memperkaya keberadaanmu, sesuatu yang melengkapi hidupmu. Hambar rasanya kebahagiaan tanpa kesedihan sesekali, kan? Masih kamu mau bilang semua ini tidak ada maknanya? Akan tiba saatnya kamu bersyukur hidupmu pernah bersentuhan dengannya. Dia telah mewarnai hidupmu dengan caranya. Dia membantu membentuk kamu menjadi kamu, kan? Dia membantumu menjad...

Masa Depan

Image
kepada belahan jiwa Rasanya ingin hidup seperti ini Bangun pagi dan menyeduh kopi Duduk di beranda kita, menatap matahari perlahan meraja Bertegur sapa, bertukar tanya, menikmati waktu dalam diam dan kata Rasanya ingin hidup seperti ini Bergandengan tangan, membayangkan apa-siapa di hidup kita nanti Dapatkah kau merasakan lembutnya bayangan itu, perlahan merasuki esensi tubuhmu Merayap rayap membuat rindu pada masa yang masih kabur abu-abu Rasanya ingin hidup seperti ini... Berjalan bersisian, duduk berdampingan tangan bertautan, qalbu tenteram bersentuhan... Dan pada saatnya aku merasa, tidak tahu mau menulis apa kau akan berkata, tulislah tentang cinta Maka aku pun menulis tentang kita "...dan kau akan seperti ombak...sejauh apa pun kau berlari, kau akan kembali untuk mencium bibir pantai..." (Bandung, 1 November 2009) Vera F. Maharani

Rambling about Dream (a.k.a Menggalau Lagi)

Image
Stars shining bright above you Night breezes seem to whisper "i love you" Birds singin’ in the sycamore trees Dream a little dream of me (Dream A Little Dream of Me -Louis Armstrong) Isn't dream fascinating? When I was in elementary school  I used to think of dream as a magical thing. Maksudnya, jelas kan...di mana lagi kalau bukan di mimpi, kamu bisa mimpi ketemu dinosaurus di dalam kulkas dan berkuda sama pangeran yang wajahnya entah bagaimana mirip sekali sama Brian Westlife (maklum, waktu itu Westlife sedang sungguh-sungguh trendi). Di mana lagi kalau bukan di mimpi, kamu bisa ngobrol sama sesosok manusia yang sekarang jadi musuh bebuyutan, sambil ngopi pisang goreng dan gehu lagi. Coba kasih tahu di mana lagi kalau bukan di mimpi. Banyak orang bikin teori macam-macam soal mimpi. Mbah Freud bilang mimpi itu semacam representasi dari hal-hal yang kita tekan ke dalam alam taksadar (Oh Dosen Psium dan Kepribadian I, tolong jangan hapus status mah...

Suatu Kenyataan yang Menohok Hati

Baru saja berselancar ria di blog adik saya ( http://rocktaroza.tumblr.com/ ) dan saya menemukan suatu kenyataan yang menohok hati: Saya lebih galau (dan labil) daripada adik saya....  sementara dia banyak menulis kisah lucu nan inspiratif (yeah, beberapa di antaranya) dari keseharian dia (yang bikin saya ketawa ngakak kalau ingat gimana kejadian aslinya...soalnya MUKA DIA YANG SEBENARNYA ITU LEMPENG PISAN atulah, tidak sesuai dengan keekspresifan tulisannya), saya justru lebih banyak menulis hal-hal seperti ini 1. Puisi-puisi cinta galau 2. Quotes cinta galau 3. Cuplikan cerita cinta galau 4. Doa-doa dan teriakan berkaitan dengan cinta karena saya sedang superGALAU (misal, yang ditulis hari ini di notes -seharusnya writers notebook berubah jadi catatan galau- Heyyya *namadisensor* keep your hands off my romantic interest will ya!) jadi intinya? BERHENTILAH MENGGALAU, WAHAI FEBRINA MAHARANI! Malu sama Adira Oktaroza! -__-

Doggy Poo (TOLONG jangan diterjemahkan)

Image
For everything...there's a reason for being Oke, ini pertama kali aku nulis tentang film. Ini terlalu subjektif dan abal untuk dibilang sebagai review...tapi ya sudahlah. Read at your own risk saja :p Pertama kali melihat poster film itu,urutan hal-hal yang aku pikirin adalah sebagai berikut: 1. warna birunya aku sukaaaa~ 2. itu makhluk apa sih yang nangis di bawah salju? Aaaaa imutnyaaa...poor baby... 3. ... 4. HE? DOGGY POO?  Perlu waktu beberapa menit bahwa poster unyuu-unyuu itu benar-benar tentang sebuah film yang berjudul Doggy Poo. Aku bahkan sempet mikir ini film judulnya salah ejaan atau apa, mungkin yang bener itu 'Doggy Pup' atau 'Doggy Pop' atau apa deh. Memang sih, mungkin karena pengaruh bahasa Inggris, namanya jadi berasa elegan gimanaaaa gitu. Tapi kalo diterjemahin ke bahasa Indonesia kan nggak elit : "TAI ANJING". Siapa yang mau nonton film dengan judul kaya gitu. "Tali Pocong Janda Ngesot" tiba-tiba menjadi ju...