Posts

Teriakan Bisu Lagi Buat Ruh

Kepada Ruh dengan tidak menggunakan bahasa Indonesia yang Baik dan Benar (karena kamu akan menganggap saya semacam grammar Nazi tiap saya pamer kesukaan saya mengamalkan panduan EYD) Ruh, Oy, halo. Atau mungkin saya harus menyapamu pakai bahasa lain, biar kamu makin ketawa-tawa. Annyeong. Guten Abend. Buona sera. Wilujeng sonten. (Moga-moga kamu ketawa. Saya suka melihat kamu ketawa) Sudah sejak lama saya mau menulis sesuatu buat kamu. Entahlah, sebuah puisi, mungkin. Atau cerpen. Atau sekadar tulisan yang sulit dikategorikan, yang sebagian besar isinya curhat terselubung. Jadi, inilah. Terserah kamu mau menganggapnya apa. Kenapa saya ingin menulis buatmu, ya, Ruh? Toh kamu mungkin tidak pernah baca. Dan kalaupun baca, mungkin tidak mengerti. Kalaupun baca dan mengerti, mungkin kamu tidak sadar saya menulis ini buat siapa. Kalaupun baca, mengerti, dan sadar, masih ada kemungkinan kamu tidak suka. Ah, negatif sekali. Buat saya cinta seharusnya positif, tapi ketika berhadapa...

Kau?

Kau, wajah yang akrab Kaukah itu yang kujumpai pada hari penciptaanku? Kaukah itu yang berdenyar-denyar dalam nadiku? Kaukah itu yang menuju-Nya dengan menggamit lenganku? Kaukah itu? Kaukah itu? Jatinangor, 29 Februari 2012

Menanyai Ruh

Image
Di manakah cinta itu, Ruh? Hidupkah ia? Bernafaskah ia? Serupakah ia dengan udara mencekik bila tak ada? Bersemayamkah ia? Berkelanakah ia? Ke bilik-bilik jantungku menumpang aliran pembuluhku? Di manakah cinta itu, Ruh? Terekamkah ia? dalam loncatan listrik syarafku bergelung di lembah-bukit otakku? Berceracaukah ia? Menabuhi gendang telinga dengan denging bahasa rahasia? Sembunyikah ia? di balik kelopak mataku menyisip ke sela-sela rindu serupa bayangan abu   wajahnya tak kutahu? Ah! Entah di mana dia Cinta itu, Ruh... Cigadung, 24 Februari 2012 Vera F. Maharani credit picture : http://www.zawaj.com/askbilqis/dua-to-get-my-love-back/

Pre-Birthday Rant

Hey, you. Yes, you there. All I want for birthday is you. Still you. Well, I'm  not going to say ONLY you but... It would be really nice if you remember my birthday and LET ME KNOW about that. A little congratulation won't hurt anybody, right? Geez, I'm not even asking you to write me a congratulatory note in Italian... Uhm. Well... Please do remember. Please do remember. Please do LET ME KNOW that you remember... Sincerely (hopefully) yours, Vera

Risau Skripsi...Start!

Guten Tag! Selamat tanggal 17. Tiga hari lagi saya masuk kuliah semester enam. Tiga hari lagi umur saya dua puluh (ya, terus?). Saya mau bilang, "nggak kerasa udah semester enam lagi"...tapi nggak deh. Sebenarnya, KERASA banget ini udah semester enam. KERASA banget kalau bentar lagi waktunya lulus (amin ya Allah). Sayangnya, yang bikin kerasa itu bukan ilmu di kepala yang makin mumpuni, tapi tema kerisauan yang mulai ganti. Dulu risau nilai...sekarang risau skripsi. Selepas semester lima, saya jadi easy going soal nilai. Sebelumnya nilai yang melengkung-lengkung bikin hati saya morat-marit, apalagi di mata kuliah yang SKS-nya lebih dari dua. Mau ngulang, males, banyak tugas. Mau SP...eh, nggak mau SP deng, pokoknya nggak mau. Muak saya dengan SP, enyah kau SP! Kadang-kadang ada nilai B di mata kuliah yang saya pikir HARUSNYA saya jauh lebih bagus, dan ada hasrat untuk ngulang/SP (langsung diurungkan. Takut dilempar jumrah sama sekelas karena dianggap belagu). Setelah seme...

Apakah ini persinggahan?

Image
Apakah ini persinggahan? Kuputuskan tinggal di sini biar tiap kali bisa memandang bunga-bunga di taman yang kau rancang Dan bunga-bunga di wajahmu, kemekaran tak layu-layu, bukankah itu menjauhkanku dari pilu? Di rumah yang kau gambar sukacita kutebar sebuah masa kelak dalam hingar bunga-bunga kamu dan aku menyaksikan anak-anak lahir, tumbuh, dewasa lalu kita siap ditinggalkan tapi tetap berdua --sesuatu yang sudah sempurna sejak mula-- mereka adalah warna-warni kesempurnaan tersendiri dengan seluk-beluknya, selalu begitu. Dan aku terus tinggal di sini sampai akhirnya tenggelam di matamu menyusupi tubuhmu menguap menjelma rama-rama setia menghinggapi bungamu 6-14 Agustus 1999 oleh Bagus Takwin (Puisi di atas tetap bisa dinikmati tanpa membaca celotehan saya di bawah ini. Mohon jangan merasa terpaksa untuk melanjutkan membaca. You have been warned ) Ya, puisi indah di atas bukan karya saya. Puisi tersebut saya temuk...

Surat-Surat Tak Bernama

Image
Kularung surat-suratku pada samudera. Semua tak bernama. Ratusan 'halo' dan 'apa kabar' tak pernah terbaca. Kata-kata cuma rembesan tinta, untuk dihirup ikan-ikan Serpihan kertasku nanti terdampar bersama kerang-kerang berserakan Surat-suratku yang tak bernama dicium ombak, dilumat gelombang. Pantai tak pernah bertanya itu tangis untuk apa Buih-buih pecah tak pernah tahu itu air mata untuk siapa Pangandaran, 14 Januari 2012 Vera F. Maharani credit picture : http://blog.travelpod.com/travel-photo/heli79/1/1279978227/sunset-pangandaran-beach.jpg/tpod.html