Penghujung
Harusnya saat ini saya tekun berkutat dengan laporan inventori, tapi... I DON'T KNOW, MAYBE I HAVE ATTENTION DEFICIT DISORDER... well... yah... nggak juga. Saya akan dipecat dari status mahasiswa oleh dosen neuropsikologi kalau saya bilang ini adalah simptom ADD. Mungkin sebenarnya saya sedang jenuh, butuh katarsis atau curhat terselubung, atau saya terjebak (lagi) di dalam perangkap prokrastinasi, atau mungkin ketiganya. Intinya, saya memilih bikin cerpen sebagai displacement dari impuls-impuls saya yang tidak tersalurkan. Ini saya ngomong apa sih, malah rambling soal konsep Freud -,- Anyways, di bawah ini adalah cerpen hasil so-called prokrastinasi produktif saya hari ini. Please do enjoy! Penghujung a fic by Vera F. Maharani Waktu berjalan dengan lajunya yang tidak kita pahami. Tahu-tahu sekarang kita sudah duduk bersisian di sini, di sebuah bangku taman yang biasa kita kunjungi jika kantuk enggan menghampiri. Kamu dalam balutan kaus lengan panjang abu...