Posts

Showing posts with the label TTM (tugas tapi melantur)

Hidup dan Romantisme Persahabatan

Image
Ada masanya saya merasa sahabat hanyalah romantisme yang mewah. Suatu kata yang menyenangkan dan puitis untuk disebut-sebut namun tak terjangkau dan kosong. Bukan, bukannya saya menafikan keberadaan sahabat. Ya, mereka ada, dan mereka penting. Siapa yang akan saya hubungi pertama kali kalau saya mengalami kejadian yang menurut saya pantas diceritakan, baik senang maupun sedih? Sahabat. Siapa yang akan saya hubungi pertama kali kalau saya butuh bantuan, apa pun itu? Sahabat. Siapa yang akan rela menemani saya dalam kegiatan paling tak penting sekalipun? Sahabat. Boleh dibilang mereka telah sangat berkontribusi dalam keberhasilan saya bertahan dalam mekanisme seleksi alam. Boleh jadi, tanpa bantuan kecil di masa lalu yang mungkin bahkan tidak mereka sadari, saya sudah minggat dari dunia ini. Atau minimal melemah untuk kemudian tersapu ke kolong-kolong, tempat mereka yang terpinggirkan menunggu mati. Terkadang saya pikir sahabat adalah jiwa-jiwa manis yang datang, singgah, kemu...

Penghujung

Image
Harusnya saat ini saya tekun berkutat dengan laporan inventori, tapi... I DON'T KNOW, MAYBE I HAVE ATTENTION DEFICIT DISORDER... well... yah... nggak juga. Saya akan dipecat dari status mahasiswa oleh dosen neuropsikologi kalau saya bilang ini adalah simptom ADD. Mungkin sebenarnya saya sedang jenuh, butuh katarsis atau curhat terselubung, atau saya terjebak (lagi) di dalam perangkap prokrastinasi, atau mungkin ketiganya. Intinya, saya memilih bikin cerpen sebagai displacement dari impuls-impuls saya yang tidak tersalurkan. Ini saya ngomong apa sih, malah rambling soal konsep Freud -,- Anyways, di bawah ini adalah cerpen hasil so-called prokrastinasi produktif saya hari ini. Please do enjoy!   Penghujung a fic by Vera F. Maharani Waktu berjalan dengan lajunya yang tidak kita pahami. Tahu-tahu sekarang kita sudah duduk bersisian di sini, di sebuah bangku taman yang biasa kita kunjungi jika kantuk enggan menghampiri. Kamu dalam balutan kaus lengan panjang abu...

Seserpih Puisi dari Kelas Analisis Eksistensial

Image
Photo by Paul Cantrell from http://farm4.static.flickr.com/3225/3085304070_8efc419882.jpg Di pertengahan malam, bulan timbul tenggelam Langkah-langkah kian tersendat, kisah-kisah kian tercekat "Aku rasa ini surga, hanya surga pinjaman..." Jatinangor, 20 September 2012 Vera F. Maharani Notes: Ini puisi yang saya buat pada kelas Analisis Eksistensial. Bang Iqbal (dosen saya) meminta kelas untuk membuat tiga baris puisi yang terinspirasi dari kehidupan selama seminggu terakhir. Baris pertama menuturkan tentang waktu, baris kedua tentang aktivitas, dan barisan ketiga tentang perasaan. Puisi ini sedianya akan jadi bahan untuk menganalisis diri dalam bingkai filsafat eksistensial. Puisi ini tentu saja ada latar ceritanya. Karena saya tahu jelas waktu, peristiwa, dan rasa macam apa itu sebelum menerjemahkannya jadi metafora, sebenarnya saya bingung harus menganalisis apa... Kuliah Aneks sebenarnya rame, rasanya bebas (yah, namanya juga eksistensial)....

Hari Ini, Setelah Menyelami Gie

Image
Soe Hok Gie (1942-1969) The epitaph on his grave read : "Nobody knows the trouble I see, nobody knows my sorrow." Gie...I'm ashamed to admit that I don't either Hari Ini, Setelah Menyelami Gie Maafkan aku, aku tak mampu gelisah dalam dunia kecilku yang tanpa masalah Aku baik-baik saja, hidup baik-baik saja Derita adalah sayup-sayup nun jauh di seberang... dan risaumu adalah negeri Atlantis dalam legenda Ada namun asing. Asing. Kau menggedor jendelaku dan berkata, "Yang kau lihat itu palsu, palsu!" Cahaya terang yang kulihat itu adalah seribu kunang-kunang yang besok pagi mati Dan apa yang selama ini meresahkanku itu cuma nyeri segigitan kutu! Yang kukenal cuma sepetak tanah di bawah kakiku Sejumput langit di atas kepalaku Dan realita di luar sana, manis pahit getirnya menunggu sampai aku berani membuka mata Gadis kecil malang, apa yang kamu tahu tentang dunia? Tidak ada! Tidak ada! Bandung, 5 Juni 2011 Vera F. Maharani Se...

Pengetahuan Mistis (hasil berpikir melantur saat ngerjain tugas filog)

PROLOG (skip kalo males baca) Hari Jumat kemarin, ada tugas mata kuliah Filsafat Ilmu dan Logika (atau biasa disebut singkatnya aja : filog). Kita disuruh nyari contoh dari jenis-jenis pengetahuan, termasuk di dalamnya pengetahuan mistis. Nah apa itu mistis? Sekedar info aja, pengertian di bawah ini serius. merupakan hal gaib  yang sangat diyakini hingga tidak bisa dijelaskan dengan akal  manusia biasa. merupakan pengetahuan yang tidak rasional atau tidak dapat dipahami rasio, maksudnya hubungan sebab akibat yang terjadi tidak dapat dipahami rasio. ( sumber ) Selanjutnya, kita bisa mengartikan apa itu pengetahuan mistis. Pengetahuan mistis adalah pengetahuan tentang mistis. Hahaha. Simpel bukan? *ditembak bazooka sama dosen filog* Terus aku jadi keingetan aja beberapa contoh pengetahuan jenis ini. Hehe. Selamat menikmati. ISI (yang tadi ngeskip prolog, stop di sini) 1. Contoh klasik . Tong diuk di lawang panto, bisi nongtot jodo! (t...

Hilarious Things You Find If You Read Your Textbook Randomly...

PROLOG (skip kalo lagi nggak mood baca bacotan aku) : Ceritanya aku lagi belajar Pepsi (Pengantar Psikologi) nih hari ini. Ini adalah satu-satunya mata kuliah di semester satu yang memiliki embel-embel 'PSIKOLOGI' dalam namanya, jadi belajarnya harus superserius. Kalo nggak, suram dong hidup aku dalam dunia psikologi... Tapi seserius apa pun aku, kalau konsentrasi udah buyar, otak aku bakal memikirkan hal-hal paling random. Pernah dulu pas (niatnya) mau serius belajar fisika menjelang UAN, aku ngerjain soal tentang keseimbangan titik berat dan blablabla hal semacam itulah. Jadi ceritanya ada gajah naik jungkat-jungkit yang agak dimodifikasi, terus kita disuruh nyari seberapa jauhkah gajah itu dapat berjalan di atas jungkat-jungkit sebelum akhirnya jungkat-jungkit itu tidak lagi seimbang. Kurang lebih seperti itulah. Pikiran pertama aku saat ngebaca soal itu adalah --tentu saja-- "NGAPAIN TUH GAJAH NAIK JUNGKAT-JUNGKIT?" Lalu aku memikirkan si tukang bikin j...