Feel Good Monday #2 : Indulging in What I Love

I know, I know. I'm suck at keeping routines, right? Setelah ini insya Allah akan rutin posting tiap Senin, karena sudah banyak hal membahagiakan yang mengantri untuk ditulis... sayang untuk dibiarkan di lembar-lembar memori yang memudar, hehehe.

Feel Good Monday hari ini memiliki tema "Indulging in What I Love," dan itulah yang menjadi kerjaan saya selama beberapa minggu terakhir ini.

Pada usia dewasa awal sekarang ini, banyak pertanyaan-pertanyaan muncul semacam

'Apa yang benar-benar saya suka?'
'Apa yang benar-benar saya inginkan untuk diri saya dan dunia'
'Mau jadi apa saya nanti?'


Hal-hal berikut saya harapkan bisa sering saya nikmati di masa depan. Kalau pun tidak sering, inginnya hal-hal di bawah ini menjadi tempat retreat sejenak saat rutinitas terasa terlalu menyebalkan.

Pardon my random and probably incorrect English/other foreign languages below, I tend to think in a horrendous mishmash of several foreign languages, maybe I'm just learning too much at the same time.


1. Music - Classical
Bukan rahasia lagi bahwa saya adalah penikmat musik klasik. Sebagian besar isi playlist handphone saya adalah musik-musik jenis ini. Teman-teman KKN saya pasti sudah sangat hafal kebiasaan saya memasang musik klasik/opera sebagai alarm (Andrea Bocelli sings Nessun Dorma, anyone?). I listen too much to my grandpa's collection of classical music as a child...and watching too many Nodame Cantabile dorama and movies as a teenager. Akhirnya...jadilah saya terlalu naksir sama musik klasik seperti sekarang.

Ada beberapa lagu yang statusnya menjadi semacam 'must listen' akhir-akhir ini, yaitu :
a. Trio Sonata in G Major for flute, oboe, and continuo (composed by Johann Sebastian Bach)
 The tunes feel so light and airy. Tiba-tiba pengen belajar oboe saat mendengarkan lagu ini. Eh separuhnya sebenarnya karena Seiji Fukushi sih, hehe.

Seiji Fukushi sebagai pemain oboe Kuroki Yasunori di film Nodame Cantabile (The Final Score)

Fukushi and his 'bushi' character Kuroki-kun. Although it's just an act, he makes playing oboe looks like something delightful (This picture doesn't do him justice, go watch Nodame Cantabile if you haven't already!)
Trio Sonata in G Major for flute, oboe, and continuo, performed by Chamber Music Society of Lincoln Center, diambil dari Isabella Stewart Gardner Museum

Powered by mp3skull.com

b. Mozart Sonata in A , KV 331 3 (composed by Wolfgang Amadeus Mozart --like, of course
Ini adalah musik yang cukup akrab, sebenarnya. Nodame plays this on the movie too! Entah lagu ini membuat cinta saya untuk seri Nodame Cantabile bertambah atau justru sebaliknya.
Singkatnya...I just love this song too much! Iramanya sukses bikin semangat tiap pagi!

A scene in Nodame Cantabile the movie 2 where Nodame performed this piece for her exam. All Nodame's piano piece was originally played by Lang Lang

 
c. Hungarian Dance no. 05 in G minor, Allegro (composed by Johann Brahms)
Berliner Philharmoniker - Hungarian Dance No.5 in G minor - Allegro - Vivace

Powered by mp3skull.com
d. Petrouchka (composed by Igor Stravinsky)
 Alberto Cobo - Petrouchka 1st Movement (Danse Russe)

Powered by superopera.com

e. Symphonie Espagnole (composed by Edouard Lalo)
Shlomo Mintz, Zubin Mehta - 01 Lalo - Symphonie Espagnole, Op. 21 - I. Allegro non troppo

Powered by mp3skull.com

For you, classical music enthusiast, you can download most of your favorite classical music here


2. Psychology - "AASP. We're going to Yogya meeeen!"
AASP adalah singkatan dari Asian Association of Social Psychology. Tanggal 21 sampai 24 Agustus nanti, asosiasi ini akan mengadakan konferensi di Yogyakarta. Diajakin Ridwan untuk ikutan ini pada sebuah siang yang panas di Cicaheum dan saya lagi hectic ngumpulin data buat tugas akhir Psikologi Bencana. Langsung terima nggak pake mikir, padahal nggak tahu mau meneliti apa, hahaha.

Sempat vakum diskusi gara-gara saya dan Ridwan KKN di tempat yang berbeda...and to sum it up...Internet connection and our KKN sites are not in a good term. Terus kita sama-sama sibuk lalalililulu segala macam, jadi walaupun sering ketemu dan kerja bareng, penelitian ini teronggok di pojokan belakang otak. Akhirnya penelitian ini dikerjain di sela-sela kegiatan, saat kuliah ngulang, pada malam-malam buta, bahkan bus Bandung Cirebon jadi semacam ruang kerja buat diskusi dan ngedraft penelitian ini. Full of dedication? Naaaah we're just procrastinating.

Pada tanggal 23 April, surat berikut nangkring di e-mail....

Screencap Letter of Notification yang ditandatangani oleh Kim Uicheol (mbahnya Indigenous Psychology) sendiri--not pictured here. I'M JUST TOO HAPPY
Serius yaaah diterima di konferensi ini tuh jauh lebih gampang daripada ACC proposal skripsi ...

Alhamdulillah banget! Padahal kita kan ngerjainnya...yah, ahahahahaha *ketawa getir*.Oral presentation pula.  Mana saya nerima-nerima aja pas disuruh jadi first author (emang rada pengen sih, EHEHE) jadi...saatnya membuka kepang lidah supaya bisa presentasi lancar dalam bahasa Inggris! Juga serius mempersiapkan materi presentasi :)

Terima kasih pada research partner Mochammad Ridwan atas ajakan dan kerja sama selama ini. Tak lupa makasih banyaaak buat Mbak Langgersari Elsari Novianti, dosen pembimbing yang tetap sabar walau saya dan Ridwan (sok) sibuk dan kabur-kaburan buat ngomongin penelitian ini. Sempet cuma bisa ketawa-ketawa getir karena harus bayar lebih mahal akibat kelewatan waktu early bird buat abstract submit. Saat itu, Mbak Sari ngirim sms yang heartwarming banget bikin nangis terharu T.T Harus lebih lebih lebih baik lagi! SEMANGAT!

Rasanya diterima presentasi di konferensi ini tuh...kayak salah satu visi hidup ("Tantangan dari Ilmu Pengetahuan") mulai ditapaki dengan benar :) Alhamdulillah, Allah Mahabaik, terima kasih atas kesempatan ini ya Allah, insya Allah tidak akan saya sia-siakan!

Langkah selanjutnya : SELESAIIN SKRIPSI VER, DUH!

3. History - Bergabung dengan Komunitas Aleut
Komunitas Aleut!  merupakan komunitas nirlaba beranggotakan anak-anak muda yang ingin Mencintai Kota Tempat Tinggalnya (Bandung FTW!) secara lebih menyenangkan lewat apresiasi sejarah dan wisata. Deskripsi lengkap serta berita kegiatan bisa dibaca di http://aleut.wordpress.com/about/

Sabtu minggu lalu AKHIRNYA ikutan juga Komunitas Aleut! Dari dulu udah pengen ikut, kayaknya asyik jalan-jalan sambil mempelajari sejarah kota Bandung sebelum bangunan-bangunan bersejarahnya dirubuhkan dan dijadikan FO/hotel. Bisa juga berdiskusi soal gimana membuat Kota Bandung menjadi kota yang lebih ramah dan nyaman ditinggali. Di mana pun kita tinggal, kita nggak boleh cuma numpang nafas toh? Harus menyumbang sesuatu yang berguna, atau minimal menghindari merusaknya.

Ngaleut pertama ke Cipaganti, dapet banyak hal menyenangkan dan wawasan baru. Ternyata gampang banget connect sama anak-anak Aleut. Sepanjang jalan nggak stuck sama Adira (adik saya, udah ikutan Aleut duluan) aja, bisa juga ngobrol asyik sama yang lain :) Akhirnya bisa shalat di mesjid Cipaganti...nggak tau nih dari dulu pengen shalat di sana belum jadi-jadi. Sayang Jalan Cipaganti pendek, jadi Aleutnya cepat selesai.

Segera setelah bisa ngerampok gambar-gambar high quality dari kamera Adira, insya Allah mau nulis juga tentang Ngaleut kemarin. Pengen juga ikut-ikut Aleut yang selanjutnya (minggu ini nggak karena bertepatan dengan hari ibu dan anak, hahahaha). Doain yaaah *lambai-lambai*

4. Literature - Goodreads!
Joining Goodreads is like...one of the best things that happen in my life.

Dulu mama dan papa nggak akan beliin saya buku baru kalau saya nggak nulis review dulu mengenai isi buku yang sebelumnya dibaca. Jadi kebiasaan menuliskan apa yang dinikmati dari suatu buku, serta bagaimana bagian-bagian tertentu dari suatu buku bikin berpikir mengenai hal lain. Goodreads adalah tempat yang sungguh sempurna untuk melakukan kebiasaan lama yang sempat ditinggal untuk bertahun-tahun itu. Apa lagi ada fitur recommendation yang wajib banget jadi referensi mau-beli-apa setiap pergi ke toko buku. Ngacapruk di grup-grup Goodreads Indonesia juga menjadi sesuatu yang melegakan (tapi sekarang jarang dilakukan sih).

Sayang, jarang ada teman yang menulis review, dan entah apa ada yang baca review saya (makanya saya pindahin beberapa ke sini dengan tag 'Book for Breakfast'). Jadi niat ingin banyak diskusi soal buku sama teman-teman sebenarnya tidak berjalan selancar yang saya inginkan.

Lama muter-muter di Goodreads dan baca-baca kegiatan Goodreads Indonesia, jadi pengen ikut aktif di sana. Atau bikin gerakan sendiri suatu saat nanti, yang fokusnya meningkatkan minat baca anak-anak Indonesia, menyuplai buku-buku ke pedalaman, dan menggelar latihan/acara apresiasi buku, terutama buat anak dan remaja.

Serius asyik!

5.GERMANY. LIKE, YEAH!
Need I say more? I could write a book about how much I want to study there since, like, ten years ago!

Kadang kalau lagi malas belajar dan ngerjain skripsi yang jadi pertanyaan besar di otak adalah 

"Kamu serius nggak sih mau ke sana Ver? Kamu nggak bisa ke sana dengan prestasi medioker...dan setelah di sana, kamu nggak boleh jadi medioker! Belajar yang bener sih, carilah ilmu biar sampai muntah darah dan jungkir balik...because regret is harder to swallow than hard work."
Bismillah, luruskan niat, Vera pasti bisya bisya bisyaaaa!
Nih biar semangat :3

Brandenburg gate, Berlin, at night! Nanti saya juga mau foto-foto di sana kayak turis. AHAHAHA
Leipzig Stadthaus. Kalau keterima program EMSEP (aamiin ya Allah) semester dua bakal dihabisin di kota ini nih :)

Suatu sudut kota Leipzig!
Tampak dalam Leipzig Universitaet Bibliothek. Nanti harus coba belajar di sini nih! (aamiin ya Allah!)
Tampak luar Ludwig Maximillians Universitaet, Muenchen. Masih pengen belajar neuropsikologi di sini nih tapi kata Ditta ongkos hidupnya mahal banget ntar cuma makan garam
Weihnacht di kota Muenchen :3 Walau nggak merayakan natal, kayaknya suasananya enak juga buat jalan-jalan dan makan-makan! Dengan asumsi saya punya duit, tentu saja
Sekian untuk minggu ini. Semoga minggu depan lebih banyak hal membahagiakan yang bisa ditulis lagi!

Liebe Grusse,
deine Vera

0 comments:

Poskan Komentar

 

Get In Touch

Feedjit

Recently read

Princess Priscilla's Fortnight
3 of 5 stars
I got the e-book free (and legal!) from the awesome www.girlebooks.com . Go check their extensive collection of free, prettily designed e-books written by great women writers in the history, if you haven't already! The Goodreads descri...
tagged: read-on-my-go-book, warm-fuzzy-comfort-reads, and laugh-out-loud
Peaches for Father Francis
4 of 5 stars
tagged: vivid-setting and women-issues
Remarkable Creatures
4 of 5 stars
tagged: contemplative, historical-fiction, read-on-my-go-book, vivid-settin...
UnStrung
3 of 5 stars
I love reading Unwind. It might be the most thrilling dystopian fiction I have read since The Hunger Games, and it sets the bar higher eversince. The premise of Unwind is highly unlikely : Abortion is forbidden, but there is an option ...
Texts from Dog
4 of 5 stars
Warning : Don't read this at your office while you are *supposed to be* working. Seriously. Don't say I didn't warn you This book contains all sort of random, imaginary text conversation between a bulldog called Dog (or Master Woofin...
tagged: laugh-out-loud and pics-tell-everything

goodreads.com